twitter : @karinyong
aku malu kalau harus terus bercerita. aku malu karena aku selalu tidak cukup mengerti.entah apa yang membuat aku kepayahan sendiri.
mungkin waktu atau lingkungan yang mendesak semuanya berjalan seimbang.
aku tau tuhan engkau tidak akan pernah memaksa , tapi aku selalu saja salah faham.
aku selalu salah faham, selalu berfikir pendek dan selalu ingin sejalan. tanpa menjamah jalan lain yang mungkin sudah tertera jelas di ujung cerita..
kamu selalu mendekati apa yang kamu inginkan tanpa meratapi apa yang kamu butuhkan
tuhan terima kasih Engkau selalu mengindahkan hujan, mengartikan rinduku di setiap rintiknya
OBSESI
Aku bangun pagi ini seperti biasanya, berdiri di pinggir kasur menunggu semua nyawaku terkumpul.
Ya.. hari ini tepat aku diwisuda.
Hari puncak dimana pembuktianku tentang ketidak inginanku, yang terlanjur kontra dengan rasa sayangku pada orang tua.
Dan kemenangan atas semangatku dengan asaku yang hancur lebur tertutup rasa baktiku.
Akan aku ceritakan dengan singkat„„
Aku anak dari orangtua sempurna, orang tua yang mapan karena bersama, orang tua yang hadir dari ketidakadaan, dan aku ada serta tumbuh karena kuatnya mereka
Aku tau tumbuhnya aku juga setara dengan tumbuhnya mimpi orang tuaku.
Dan akhirnya aku terbentuk seperti sekarang, walaupun aku tau sebetulnya aku jauh dari angan angan yang mereka punya..
Dan akhirnya seperti ini. Maksudnya_?
Aku hidup bersama asa orang tuaku, namun aku dihidupi oleh asaku sendiri. kalian akan tau seberapa berantakannya semua perjalanan yang aku punya.
Dalam hal ini kalian juga akan tau aku harus memakan paksa semua keinginanku dan naluri aku sebagai anak…
Aku dulu ingin menjadi anak seni yang bisa mengeluarkan semua isi otak dengan caraku sendiri, yang kata orang bisa “bebas”. AKU INGIN MASUK SENI TEATER DAN SENI RUPA.
Ya begitulah, semua mimpi dan tujuanku seperti eskrim yang dingin, cair dan kemudian hilang. Habis di panaskan asa orang tuaku yang sangan besar. Mereka ingin aku menjadi lebih baik, ingin aku menjadi seorang profesi, ingin aku menjadi seorang pemarah ingin aku menjadi orang yang menyebalka, tepatnya ingin aku menjadi gila.
Kenapa? Yaa karena akhirnya aku terbentuk seperti itu, aku terbentuk jadi orang tanpa semangat, tanpa tujuan dan tanpa mimpi,
Aku? ORANG YANG HIDUP DI ATAS OBSESI ORANG LAIN. Aku GILA percaya ga percaya aku sempat DEPRESI BERAT.
Aku jalani setiap harinya biasa. Aku berfikir pendek dan aku hilang arah.
Aku terlalu menjadi orang yang meresapi rasa kecewa.
Untung aku masih punya allah masih punya tuhan yang setiap tangan mahanya mengartikan semua langkah yang aku lalui.
Aku bisa . bisa menjalani ini semua kuliah dan belajar secara paksa dan senyumnya orangtuaku selalu menjadi semangat kuat untyk aku melawan semua ketidakmauan.
Menggerus semua kecewa, dan menutup semua fikiran buruk tentang hidup yang terpaksa aku jalani.
TIDAK SEMUA KONTRADIKSI BERAKHIR BURUK..AKU BUKTIKAN ITU
kamu terburu buru, berbalik arah dan kamu lupakan aku
ganjar septiawan :), aku ingin menikah :*
biarkan binarku saja yang ikut andil di bagian hidupmu, biarkan berantakan disekitar kamu walaupun sesungguhnya bukan aku bintangmu. ak masih berharap dan berusaha menjadi yang teristimewa ;’). akui saja aku ada
kalo kamu tetap mengitari . aku serasa sehasta dekat mati. aku rindu kita yang saling mengingini.aku kamu juga kan jelas saling mengerti. tapi kita memang terlalu jauh jalan kesana kesini!!!!dan berteman dengan waktu selalu tidak mau mengerti. ujung ujungnya ya sakit hati
(Source: becomingroux, via pearlskulls)
(Source: shadesofblackness, via m-aashallah)